Penawaran umum perdana

Penawaran Umum Perdana: Cara Perusahaan Go Public

JAKARTA, turkeconom.com – Setiap perusahaan besar yang kita kenal hari ini pernah memulai perjalanannya dari titik nol. However, ada satu momen penting yang mengubah nasib banyak perusahaan dari tertutup menjadi milik publik. Momen itu bernama penawaran umum perdana, sebuah proses di mana perusahaan menjual sahamnya kepada masyarakat luas untuk pertama kalinya melalui bursa efek.

Proses ini juga dikenal dengan istilah Initial Public Offering atau IPO dalam dunia keuangan. Moreover, penawaran umum perdana bukan sekadar menjual saham melainkan langkah besar yang mengubah seluruh tatanan sebuah perusahaan. As a result, perusahaan yang tadinya bersifat pribadi dengan pemegang saham terbatas berubah menjadi perusahaan terbuka yang dimiliki oleh ribuan bahkan jutaan orang.

Di Indonesia, kegiatan ini diawasi langsung oleh OJK dan dijalankan melalui Bursa Efek Indonesia. In fact, sepanjang tahun 2025, tercatat 26 perusahaan yang berhasil menyelesaikan penawaran umum perdana dengan total dana yang terkumpul mencapai Rp 18,11 triliun. Therefore, memahami proses ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin mengetahui bagaimana dunia keuangan dan pasar modal bekerja.

Apa Sebenarnya Penawaran Umum Perdana Itu

Penawaran umum perdana

Banyak orang mendengar istilah IPO di berita keuangan namun belum sepenuhnya memahami apa artinya. Moreover, penawaran umum perdana sering dianggap hal yang rumit padahal sebenarnya cukup mudah dipahami. In addition, mengenal dasar-dasarnya membantu setiap orang membuat keputusan yang lebih baik soal keuangan.

Berikut hal penting tentang penawaran umum perdana:

  • Penawaran umum perdana adalah proses penjualan saham pertama kali dari sebuah perusahaan kepada masyarakat umum melalui bursa efek
  • Sebelum melakukan proses ini, perusahaan bersifat tertutup dan hanya dimiliki oleh segelintir pemegang saham saja
  • Setelah proses selesai, perusahaan berubah menjadi perusahaan terbuka di mana siapa saja bisa membeli sahamnya di pasar modal
  • Dasar hukum utama di Indonesia adalah UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal yang mengatur seluruh kegiatan terkait
  • Proses ini diawasi oleh OJK dan dijalankan melalui Bursa Efek Indonesia dengan aturan yang sangat ketat
  • Istilah “go public” yang sering kita dengar merujuk pada perusahaan yang sudah menyelesaikan penawaran umum perdana

Additionally, sejak tahun 2020, proses pembelian saham perdana bisa dilakukan secara daring melalui sistem e-IPO yang membuat akses lebih mudah bagi semua orang. Therefore, masyarakat umum kini punya kesempatan yang sama untuk ikut membeli saham perusahaan yang baru melantai di bursa.

Alasan Perusahaan Melakukan Penawaran Umum Perdana

Keputusan untuk go public bukan hal yang diambil secara sembarangan oleh perusahaan manapun. However, ada banyak alasan kuat yang mendorong perusahaan memilih jalur ini. As a result, memahami alasan di balik keputusan tersebut membantu calon pembeli saham menilai apakah sebuah perusahaan layak untuk dibeli.

Berikut alasan utama perusahaan melakukan penawaran umum perdana:

  1. Mendapatkan modal besar dari masyarakat yang bisa digunakan untuk mengembangkan usaha, membangun pabrik baru, atau memperluas jaringan bisnis tanpa harus meminjam dari bank
  2. Mengurangi beban utang karena dana yang masuk dari penjualan saham tidak perlu dikembalikan seperti pinjaman sehingga beban keuangan perusahaan menjadi lebih ringan
  3. Meningkatkan citra perusahaan di mata publik karena perusahaan terbuka wajib membuka laporan keuangan yang membuat kepercayaan masyarakat semakin tinggi
  4. Mendapatkan pinjaman lebih mudah dari lembaga keuangan karena perusahaan terbuka dianggap lebih bisa dipercaya berkat laporan yang terbuka dan diawasi ketat
  5. Memberi jalan keluar bagi pemilik awal yang ingin menjual sebagian kepemilikannya untuk mendapatkan keuntungan dari nilai perusahaan yang sudah tumbuh
  6. Menarik tenaga kerja terbaik karena perusahaan terbuka bisa menawarkan kepemilikan saham sebagai bagian dari gaji yang membuat karyawan merasa ikut memiliki

In fact, pada tahun 2025 lalu, enam perusahaan besar dengan nilai pasar di atas Rp 3 triliun berhasil menyelesaikan penawaran umum perdana di BEI. Therefore, terbukti bahwa proses ini tetap menjadi pilihan utama bagi perusahaan yang ingin tumbuh lebih besar dan lebih cepat.

Tahapan Lengkap Proses Penawaran Umum Perdana

Proses go public bukan hal yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Moreover, setiap tahapan harus dilalui dengan teliti karena diawasi ketat oleh OJK dan BEI. In addition, kesalahan di satu tahap bisa menunda atau bahkan membatalkan seluruh proses.

Berikut tahapan lengkap penawaran umum perdana di Indonesia:

Tahap Pertama: Persiapan di Dalam Perusahaan

Perusahaan harus terlebih dahulu mengadakan rapat umum pemegang saham untuk mendapat persetujuan dari seluruh pemilik. Moreover, dalam tahap ini perusahaan juga harus menyesuaikan aturan dasarnya dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka. In addition, tim khusus dibentuk di dalam perusahaan yang terdiri dari ahli keuangan, ahli hukum, dan ahli kegiatan usaha.

Tahap Kedua: Menunjuk Tim Pendukung dari Luar

Setelah persiapan di dalam selesai, perusahaan harus menunjuk pihak luar yang akan membantu proses penawaran umum perdana. Berikut pihak yang harus ditunjuk:

  • Penjamin emisi efek yang bertugas menjamin keberhasilan penjualan saham kepada masyarakat
  • Akuntan publik yang memeriksa dan memastikan laporan keuangan perusahaan sudah benar dan bisa dipercaya
  • Pengacara pasar modal yang memastikan seluruh proses sesuai dengan hukum yang berlaku
  • Penilai yang menentukan berapa nilai wajar dari harta dan kekayaan perusahaan
  • Notaris yang membuat seluruh dokumen resmi yang dibutuhkan dalam proses ini

Tahap Ketiga: Menyusun Dokumen dan Mengajukan ke OJK

Semua pihak bekerja sama menyusun dokumen penting bernama buku keterangan yang berisi seluruh hal tentang perusahaan dan rencana penjualan sahamnya. Furthermore, dokumen ini harus memuat keadaan keuangan, kegiatan usaha, rencana ke depan, dan risiko yang mungkin terjadi. Therefore, OJK akan memeriksa dokumen ini dengan sangat teliti sebelum memberi izin.

Tahap Keempat: Penawaran Awal dan Penentuan Harga

Setelah OJK memberi izin awal, perusahaan bisa mulai melakukan penawaran awal atau bookbuilding. Moreover, dalam tahap ini calon pembeli saham bisa menyampaikan minat dan harga yang mereka inginkan. As a result, perusahaan dan penjamin emisi menentukan harga akhir saham berdasarkan minat yang terkumpul.

Tahap Kelima: Penjualan Saham dan Pencatatan di Bursa

Setelah harga akhir ditetapkan, penawaran umum perdana resmi dibuka selama satu hingga tiga hari kerja. Additionally, jika permintaan melebihi jumlah saham yang tersedia maka dilakukan pembagian saham secara adil. Finally, saham perusahaan resmi dicatat dan mulai bisa diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Pihak yang Terlibat dalam Penawaran Umum Perdana

Proses go public melibatkan banyak pihak dengan peran yang berbeda-beda. However, setiap pihak punya tanggung jawab yang sangat penting untuk memastikan proses berjalan lancar. As a result, kerja sama yang baik di antara semua pihak menjadi kunci keberhasilan.

Berikut pihak utama yang terlibat dalam penawaran umum perdana:

  • OJK berperan sebagai pengawas utama yang memeriksa seluruh dokumen dan memberi izin agar proses bisa berjalan sesuai aturan
  • Bursa Efek Indonesia bertugas menyetujui pencatatan saham dan menyediakan tempat bagi saham untuk diperdagangkan setelah penawaran umum perdana selesai
  • KSEI atau Kustodian Sentral Efek Indonesia mengelola penyimpanan dan pembagian saham secara daring kepada setiap pembeli
  • KPEI atau Kliring Penjaminan Efek Indonesia memastikan pembayaran dan penyerahan saham berjalan lancar tanpa masalah
  • Penjamin emisi membantu menetapkan harga saham, memasarkan kepada calon pembeli, dan menjamin keberhasilan penjualan
  • Akuntan publik memeriksa laporan keuangan untuk memastikan semua angka sudah benar dan bisa dipercaya oleh calon pembeli
  • Perusahaan efek bertindak sebagai agen penjual yang menerima pesanan saham dari masyarakat melalui sistem e-IPO

In fact, sejak tahun 2020, sistem e-IPO membuat proses pembelian saham perdana menjadi jauh lebih mudah dan bisa dijangkau oleh siapa saja. Therefore, calon pembeli tidak perlu lagi datang langsung ke kantor sekuritas untuk membeli saham saat penawaran umum perdana berlangsung.

Manfaat dan Risiko bagi Perusahaan yang Go Public

Setiap keputusan besar selalu membawa manfaat sekaligus risiko yang harus ditanggung. However, penawaran umum perdana bukan pengecualian karena ada sisi baik dan buruk yang harus dipertimbangkan dengan matang. As a result, perusahaan yang cerdas akan menimbang kedua sisi ini sebelum memutuskan untuk go public.

Manfaat bagi perusahaan:

  • Mendapatkan suntikan modal besar tanpa beban pengembalian seperti hutang kepada bank
  • Meningkatkan nilai dan citra perusahaan di mata publik, mitra usaha, dan lembaga keuangan
  • Membuka peluang mendapatkan pinjaman dengan bunga lebih rendah berkat keterbukaan laporan keuangan
  • Memperluas basis kepemilikan sehingga risiko usaha tersebar di antara banyak pemegang saham
  • Memberikan jalan keluar bagi pemilik awal yang ingin mencairkan sebagian kepemilikannya

Risiko yang harus ditanggung:

  • Biaya proses penawaran umum perdana sangat mahal mulai dari biaya penjamin emisi, akuntan publik, pengacara, hingga biaya pencatatan di bursa
  • Perusahaan wajib membuka seluruh laporan keuangan secara berkala yang membuat rahasia usaha lebih sulit dijaga
  • Naik turunnya harga saham bisa mengganggu perhatian pemimpin perusahaan yang seharusnya fokus pada kegiatan usaha
  • Tekanan dari pemegang saham publik yang selalu menuntut keuntungan jangka pendek bisa bertentangan dengan rencana jangka panjang
  • Perusahaan harus membayar biaya tambahan secara terus-menerus seperti biaya pencatatan tahunan dan biaya jasa pelaporan

In addition, perusahaan yang membatalkan penawaran umum perdana di tengah jalan juga bisa mengalami kerusakan nama baik dan kerugian uang yang sudah dikeluarkan. Therefore, keputusan untuk go public harus dipikirkan dengan sangat matang oleh seluruh pemilik dan pemimpin perusahaan.

Cara Masyarakat Umum Ikut Membeli Saham Perdana

Salah satu hal menarik dari penawaran umum perdana adalah kesempatan bagi masyarakat umum untuk ikut membeli saham perusahaan besar sejak hari pertama. However, tidak semua orang tahu bagaimana cara ikut serta dalam proses ini. As a result, banyak peluang terlewatkan hanya karena kurangnya pengetahuan tentang cara membeli saham perdana.

Berikut langkah untuk ikut membeli saham saat penawaran umum perdana:

  1. Buka rekening efek di perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di OJK dan BEI. Moreover, proses pembukaan rekening kini bisa dilakukan secara daring melalui ponsel pintar
  2. Daftarkan diri di e-IPO melalui situs resmi e-ipo.co.id dengan mengisi data pribadi dan mengunggah dokumen pendukung seperti KTP
  3. Pantau jadwal penawaran karena setiap perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana memiliki jadwal yang berbeda dan biasanya berlangsung satu hingga tiga hari saja
  4. Baca dokumen keterangan perusahaan dengan teliti untuk memahami kegiatan usaha, keadaan keuangan, dan risiko yang mungkin terjadi
  5. Masukkan pesanan melalui e-IPO dengan menentukan jumlah saham yang ingin dibeli sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan
  6. Siapkan dana di rekening dana pembeli karena sistem akan memeriksa ketersediaan dana sebelum pesanan diproses
  7. Tunggu hasil pembagian karena jika permintaan melebihi jumlah saham yang tersedia maka tidak semua pesanan akan terpenuhi secara penuh

Additionally, uang pesanan yang tidak terpenuhi akan dikembalikan ke rekening pembeli dalam waktu beberapa hari kerja. Therefore, tidak perlu khawatir kehilangan uang meskipun pesanan saham saat penawaran umum perdana tidak seluruhnya berhasil.

Perkembangan Terbaru Pasar Perdana di Indonesia

Pasar perdana di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menarik dari tahun ke tahun. Moreover, OJK dan BEI terus berusaha menarik lebih banyak perusahaan untuk go public demi memperdalam pasar modal dalam negeri. In addition, data terbaru menunjukkan tren yang cukup menjanjikan meskipun ada beberapa tantangan.

Berikut fakta terbaru tentang penawaran umum perdana di Indonesia:

  • Sepanjang tahun 2025, tercatat 26 perusahaan berhasil menyelesaikan proses go public dengan total dana Rp 18,11 triliun
  • Target awal BEI sebanyak 45 perusahaan memang tidak tercapai namun nilai dana yang terkumpul justru meningkat dibanding tahun sebelumnya
  • Enam perusahaan besar dengan nilai pasar di atas Rp 3 triliun berhasil melantai di bursa dan melampaui target awal yang hanya lima perusahaan
  • Total dana yang terhimpun di pasar modal Indonesia pada 2025 mencapai Rp 278 triliun yang jauh melampaui rata-rata tahunan sebesar Rp 200 triliun
  • Untuk tahun 2026, BEI menargetkan 50 perusahaan baru yang bisa menyelesaikan penawaran umum perdana
  • Dua perusahaan besar dari sektor pertambangan dan prasarana sudah masuk antrian untuk melantai pada kuartal pertama 2026
  • Sembilan perusahaan dari berbagai bidang usaha tercatat dalam antrian untuk go public pada tahun 2026

In fact, peningkatan dana yang terkumpul meskipun jumlah perusahaan yang go public menurun menunjukkan bahwa kualitas perusahaan yang melantai semakin baik. Therefore, hal ini menjadi kabar baik bagi calon pembeli saham yang mencari peluang di pasar perdana.

Tips Cerdas Membeli Saham saat Penawaran Umum Perdana

Membeli saham perdana bisa sangat menguntungkan namun juga bisa merugikan jika tidak hati-hati. However, dengan persiapan yang matang, risiko kerugian bisa dikurangi secara besar-besaran. As a result, berikut beberapa tips yang bisa membantu calon pembeli membuat keputusan yang lebih baik.

Berikut tips cerdas untuk membeli saham saat penawaran umum perdana:

  • Baca dokumen keterangan secara teliti karena di dalamnya terdapat semua hal penting tentang perusahaan mulai dari keadaan keuangan, rencana penggunaan dana, hingga risiko usaha
  • Perhatikan tujuan penggunaan dana yang terkumpul karena perusahaan yang menggunakan dana untuk mengembangkan usaha biasanya lebih menjanjikan dibanding yang hanya ingin membayar hutang
  • Cek latar belakang pemilik dan pemimpin perusahaan untuk memastikan mereka punya rekam jejak yang bersih dan pengalaman yang cukup di bidang usahanya
  • Bandingkan dengan perusahaan sejenis yang sudah tercatat di bursa untuk menilai apakah harga saham perdana yang ditawarkan sudah wajar atau terlalu mahal
  • Jangan tergoda oleh hype semata karena tidak semua penawaran umum perdana yang ramai dibicarakan pasti menghasilkan keuntungan bagi pembelinya
  • Siapkan dana yang siap hilang karena harga saham bisa turun di bawah harga perdana setelah mulai diperdagangkan di pasar sekunder
  • Perhatikan porsi saham publik karena perusahaan dengan porsi saham publik yang lebih besar biasanya memiliki perdagangan saham yang lebih aktif

In fact, beberapa saham perdana bisa melonjak drastis pada hari pertama perdagangan sementara yang lain justru turun di bawah harga beli. Therefore, membeli saham saat penawaran umum perdana harus dilakukan dengan pertimbangan matang bukan sekadar ikut-ikutan tren.

Perbedaan Pasar Perdana dan Pasar Sekunder

Banyak orang masih bingung membedakan antara pasar perdana dan pasar sekunder dalam dunia saham. However, keduanya punya perbedaan yang sangat mendasar meskipun sama-sama melibatkan jual beli saham. As a result, memahami perbedaan ini membantu calon pembeli mengetahui di mana dan kapan mereka membeli saham.

Berikut perbedaan utama antara keduanya:

  1. Penjual saham: di pasar perdana saat penawaran umum perdana berlangsung, yang menjual adalah perusahaan itu sendiri. However, di pasar sekunder yang menjual adalah pemegang saham lain yang sudah membelinya terlebih dahulu
  2. Tempat transaksi: pembelian saham perdana dilakukan melalui sistem e-IPO sementara jual beli di pasar sekunder dilakukan melalui aplikasi perdagangan saham biasa
  3. Penentuan harga: harga saham perdana ditentukan oleh perusahaan dan penjamin emisi berdasarkan minat pembeli saat bookbuilding. In contrast, harga di pasar sekunder berubah setiap saat berdasarkan permintaan dan penawaran pasar
  4. Tujuan dana: uang yang dibayarkan pembeli saat penawaran umum perdana langsung masuk ke kas perusahaan. However, uang yang dikeluarkan di pasar sekunder masuk ke kantong penjual saham
  5. Waktu: pembelian saham perdana hanya bisa dilakukan selama masa penawaran yang berlangsung satu hingga tiga hari saja. Additionally, di pasar sekunder pembelian bisa dilakukan kapan saja selama jam perdagangan bursa

In fact, banyak pembeli saham perdana yang langsung menjual sahamnya di pasar sekunder pada hari pertama pencatatan untuk mendapat keuntungan cepat. Therefore, memahami perbedaan kedua pasar ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia saham.

Kesimpulan

Penawaran umum perdana memainkan peran yang sangat penting dalam dunia keuangan dan ekonomi Indonesia. Proses ini memberi jalan bagi perusahaan untuk mendapatkan modal besar dari masyarakat sambil membuka peluang bagi siapa saja untuk ikut memiliki bagian dari perusahaan tersebut. Moreover, dengan hadirnya sistem e-IPO sejak tahun 2020, akses masyarakat terhadap pasar perdana menjadi jauh lebih mudah dan merata. Meskipun jumlah perusahaan yang go public pada tahun 2025 tidak mencapai target, nilai dana yang terkumpul justru meningkat tajam hingga Rp 278 triliun yang menunjukkan kualitas yang semakin baik. Finally, bagi siapa saja yang ingin ikut membeli saham perdana, memahami seluruh tahapan, manfaat, risiko, dan cara kerja penawaran umum perdana menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum mengambil keputusan keuangan.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik:  Ekonomi

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Cost Push Inflation dan Pengaruhnya pada Ekonomi Negara

Author