Hak angket: Kekuatan DPR Ubah Kebijakan Strategis
turkeconom.com — Hak angket merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memberi kekuatan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk melakukan pengawasan terhadap eksekutif. Dalam beberapa tahun terakhir, HakAngket kembali menjadi perbincangan hangat karena digunakan untuk mengungkap berbagai isu strategis yang menyangkut kepentingan rakyat.
Apa Itu Hak Angket?
Hak angket adalah hak DPR untuk menyelidiki kebijakan pemerintah yang bersifat strategis, penting, dan berdampak luas terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Tujuannya adalah memastikan adanya keseimbangan kekuasaan dan mendorong akuntabilitas publik.
Langkah-Langkah Pengajuan Resmi
Hak angket tidak dapat diajukan secara sembarangan. Pengajuan HakAngket harus didukung oleh minimal 25 anggota DPR dari lebih dari satu fraksi dan disampaikan dalam rapat paripurna. Jika disetujui, maka DPR akan membentuk panitia angket untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Manfaat Hak Angket bagi Demokrasi
Hak angket membantu mendorong transparansi dan membuka ruang dialog antara pemerintah dan rakyat. Ketika DPR menggunakanHakAngket secara bijak, hasilnya bisa memperkuat sistem demokrasi yang sehat dan mendorong perbaikan dalam kebijakan publik.
Dalam praktiknya, HakAngket juga bisa menjadi tekanan moral dan politik terhadap pejabat yang diduga melakukan penyimpangan. Misalnya, ketika muncul dugaan pelanggaran dalam pengelolaan suatu kebijakan, DPR dapat menindaklanjutinya dengan HakAngketagar persoalan tersebut terang benderang di hadapan publik.
Isu dan Kontroversi dalam Pengawasan
Meskipun sangat penting, pelaksanaan hak angket sering kali tidak lepas dari kontroversi. Beberapa pihak menilai hak ini kerap dijadikan alat manuver politik dan hanya bertujuan untuk kepentingan kelompok tertentu. Oleh karena itu, penggunaan HakAngket harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan kepentingan rakyat, bukan sekadar kepentingan kekuasaan.
Contoh Kasus Penggunaan Hak Angket
Salah satu contoh paling dikenal adalah saat DPR menggunakan HakAngket untuk menyelidiki kebijakan KPK. Kasus ini menyita perhatian luas masyarakat karena dinilai bisa melemahkan pemberantasan korupsi. Meski menuai pro dan kontra, hal ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh HakAngket dalam percaturan politik nasional.
Kesimpulan
Hak angket merupakan salah satu simbol kekuasaan legislatif dalam menjaga keseimbangan kekuasaan negara. Jika digunakan dengan benar, hak ini mampu menjadi pengawal demokrasi dan penguat partisipasi publik. Namun, perlu kebijaksanaan dan integritas tinggi dari para wakil rakyat agar HakAngket tidak berubah menjadi alat konflik semata.
Baca juga konten dengan artikel terkait yang membahas tentang politik
Baca juga artikel menarik lainnya mengenai Otoritarianisme Militer: Kekuatan Demokrasi Atau Ancaman?